Kamis, 08 November 2018

Ini Jumlah Pemilih Dapil 4 DPRD Tapsel 2019

51.934 Pemilih

Sangkunur (TAPSEL) - Ada sekitar 51.934 pemilih pada pemilihan umum tahun 2019 mendatang untuk wilayah Daerah Pemilihan 4, DPRD Tapanuli Selatan periode 2019-2024.

Pemilih tersebut terdiri dari 26.201 laki-laki dan 25.733 perempuan. Untuk Dapil 4 yang meliputi Kecamatan Angkola Barat, Angkola Sangkunur dan Angkola Selatan terdapat sedikitnya 165 TPS. 

Jika dirunut berdasarkan kecamatan, maka jumlah pemilih di Kecamatan Angkola Barat sebanyak 17.561 orang, dengan rincian 8.729 laki-laki dan 8.832 perempuan. Pemilih tersebut akan memberikan suaranya di 54 TPS yang tersebar di 14 desa/kelurahan.

Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Angkola Sangkunur jumlah pemilih mencapai 13.029 orang, dengan rincian sebanyak 6.534 laki-laki dan 6.495 perempuan. Mereka akan memberikan hak suaranya di 46 TPS yang tersebar di 10 desa/kelurahan.

35 Kursi DPRD Tapanuli Selatan 2019-2024

5 Daerah Pemilihan



Sangkunur (TAPSEL) - Pada pemilihan anggota legislatif untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tapanuli Selatan tahun 2019-2024, alokasi jumlah kursi sebanyak 35 kursi.

Hal ini tertuang dalam SK KPU Nomor 265/PL.01.3-Kpt/06/KPU/IV/2018 tentang Penetapan Daerah Pemilihan Dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota Di Wilayah Provinsi Sumatera Utara Dalam Pemilihan Umum Tahun 2019 pada Lampiran 1.4.

Dibagi menjadi 5 daerah pemilihan (DAPIL), dengan alokasi kursi masing-masing :
  • DAPIL 1 = 6 kursi
  • DAPIL 2 = 4 kursi
  • DAPIL 3 = 9 kursi
  • DAPIL 4 = 9 kursi
  • DAPIL 5 = 7 kursi
Berikut ini adalah jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di Kabupaten Tapanuli Selatan menurut daerah pemilihan :

Sabtu, 03 November 2018

Jabbar Harahap Menuju DPRD Tapanuli Selatan 2019

Partai Demokrat


Baringin (TAPSEL) - Jabbar Harahap kembali bertarung untuk menjadi legislatif untuk DPRD Kabupaten Tapanuli Selatan Periode 2019-2024.

Jabbar Harahap maju dari Partai Demokrat dengan Nomor Urut 1 : Daerah Pemilihan (Dapil) : Kecamatan Angkola Barat, Angkola Selatan, dan Angkola Sangkunur.

Saat ini Jabbar Harahap merupakan anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Selatan periode 2009-2014.

#JabbarHarahap 
#DPRD 
#TapanuliSelatan
#PartaiDemokrat
#AngkolaBarat
#AngkolaSelatan
#AngkolaSangkunur
#2019-2024

Jumat, 02 November 2018

Dapodik di Angkola Sangkunur 2018

4.886 Siswa


Baringin (TAPSEL) - Data pokok pendidikan (dapodik) di Kecamatan Angkola Sangkunur pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2018/2019 untuk jumlah siswa mencapai 4.886 siswa, yang terdiri dari 3.609 siswa SD, 1.030 siswa SMP, dan 247 siswa SMK.

Sedangkan jumlah guru di Angkola Sangkunur sebanyak 206 guru, terdiri dari 130 guru SD, 59 guru SMP, dan 17 guru SMK. Sementara itu jumlah pegawai atau tenaga kependidikan sebanyak 14 orang, yang terdiri dari 8 pegawai di SD, 4 pegawai di SMP, dan 2 pegawai di SMK.

Berikut ini dapodik di Angkola Sangkunur Tahun Ajaran 2018/2019 :

Dapodik di Angkola Selatan 2018

6.888 Siswa

Baringin (TAPSEL) - Jumlah siswa di Kecamatan Angkola Selatan tercatat sebanyak 6.888 siswa, terdiri dari 5.102 siswa SD, 1.437 siswa SMP, dan 349 siswa SMA.

Sedangkan jumlah satuan pendidikan di Kecamatan Angkola Selatan pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2018/2019 mencapai 25 sekolah, terdiri dari 20 SD, 4 SMP, dan 1 SMA.

Sedangkan jumlah guru di Angkola Selatan sebanyak 327 orang, yang terdiri dari 216 guru SD, 89 guru SMP, dan 22 guru SMA. Sementara tenaga kependidikan (pegawai) di Angkola Selatan sebanyak 27 orang.

Jumlah rombongan belajar di Angkola Selatan sebanyak 242 rombel, 202 ruang kelas, 7 laboratorium, dan 12 perpustakaan.

Berikut ini tabel jumlah siswa, jumlah guru, dan jumlah tenaga kependidikan jenjang SD, SMP, dan SMA di Kecamatan Angkola Selatan Tahun Ajaran 2018/2019 :

Dapodik di Angkola Barat 2018

3.984 Siswa

Baringin (TAPSEL) - Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di Kecamatan Angkola Barat pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2018/2019 mencapai 3.984 siswa, 283 guru dan 25 tenaga kependidikan. 

Selain itu terdapat 177 rombongan belajar, 170 ruang kelas, 6 ruang laboratorium, dan 12 ruang perpustakaan.

Jumlah sekolah yang berdiri di Kecamatan Angkola Barat sebanyak 23 sekolah, yang terdiri dari 19 SD, 2 SMP, dan 2 SMA.

Jumlah siswa SD di Angkola Barat sebanyak 2.741 siswa, SMP 626 siswa, dan SMA sebanyak 617 siswa. Sedangkan jumlah guru di Angkola Barat sebanyak 193 guru SD, 49 guru SMP, dan 41 guru SMA.

Untuk jumlah tenaga kependidikan (pegawai) di Kecamatan Angkola Barat sebanyak untuk SD 20 orang, SMP 3 orang, dan SMA sebanyak 2 orang. Sehingga jumlah Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) di Kecamatan Angkola Barat sebanyak 308 orang.

Berikut ini tabel jumlah siswa, guru, dan tenaga kependidikan di Kecamatan Angkola Barat Semester Ganjil Tahun Ajaran 2018/2019 :

Dapodik di Tapanuli Selatan Tahun 2018

60.966 Siswa


Baringin (TAPSEL) - Saat ini terdapat anak yang bersekolah di Kabupaten Tapanuli Selatan untuk Semester Ganjil Tahun Ajaran 2018/2019 sebanyak 60.966 siswa.

Terdiri dari 40.615 siswa SD, 11.517 siswa SMP, 4.543 siswa SMA, 4.208 siswa SMK, dan 83 siswa SLB.

Jika berdasarkan kecamatan, maka persebaran siswa terbanyak berada di Kecamatan Batang Angkola sebanyak 7.439 siswa, Kecamatan Sipirok 7.393 siswa, Kecamatan Angkola Selatan 6.888 siswa, Kecamatan Batangtoru 6.759 siswa, dan Kecamatan Angkola Sangkunur sebanyak 4.886 siswa.

Jumat, 27 Oktober 2017

Kondisi Siswa di Sumatera Utara Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018

3.068.479 Siswa

Kota Medan (Sangkunur) - Dari total jumlah siswa diseluruh Indonesia per Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018, saat ini jumlah siswa seluruh jenjang mencapai 45.310.879 anak.

Dari jumlah tersebut, siswa yang berasal dari Sumatera Utara mencapai 3.068.479 siswa. Itu artinya, Sumatera Utara merupakan provinsi dengan jumlah siswa terbesar urutan ke-4 dari 34 provinsi.

Sumatera Utara dibawah provinsi :
  1. Jawa Barat = 8.063.914 siswa
  2. Jawa Timur = 5.379.451 siswa
  3. Jawa Tengah = 5.242.873 siswa
  4. Sumatera Utara = 3.068.479 siswa
  5. Banten = 2.053.205 siswa
  6. Sulawesi Selatan = 1.675.256 siswa
  7. Sumatera Selatan = 1.602.092 siswa
  8. DKI Jakarta = 1.569.895 siswa
  9. Lampung = 1.448.959 siswa
  10. NTT = 1.362.835 siswa

Selasa, 19 September 2017

60.898 Siswa Bersekolah di Tapanuli Selatan Tahun Pelajaran 2017/2018

41.119 Siswa Merupakan Murid SD

Baringin (SANGKUNUR) - Sebanyak 60.898 siswa bersekolah di 362 satuan pendidikan yang tersebar di Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara, pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018.

Bila dirinci berdasarkan jenjang, maka siswa yang bersekolah pada jenjang SD sebanyak 41.119 siswa, SMP 11.089 siswa, SMA 4.588 siswa, SMK 4.014 siswa dan yang bersekolah pada SLB sebanyak 88 siswa.

Jumlah satuan pendidikan sendiri saat ini sebanyak 362 sekolah, terdiri dari SD Negeri 270, SD Swasta 15, SMP Negeri 47, SMP Swasta 2, SMA Negeri 10, SMA Swasta 2, SMK Negeri 11, SMK Swasta 4, dan SLB sebanyak 1 satuan pendidikan.

Sementara itu jumlah guru mencapai 4.019 orang, yang terdiri dari guru SD 2.397 orang, guru SMP 935 orang, guru SMA 304 orang, guru SMK 369 orang, dan guru SLB sebanyak 14 orang.

Senin, 17 April 2017

Ini Daftar Sekolah Peserta Pelaksana Kurikulum 2013 di Tapanuli Selatan Tahun 2017

118 Pelaksana Kurikulum 2013

SEKOLAH PELAKSANA KURIKULUM 2013
KABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2017

NO
JENJANG
JUMLAH
K13
KTSP
TOTAL
(01)
(02)
(03)
(04)
(05)

Jumlah
118
243
361
1
SD
89
196
285
2
SMP
18
31
49
3
SMA
4
8
12
4
SMK
7
8
15

Sumber : diolah Sangkunur Blogspot, 2017

Sipirok (SANGKUNUR) - Pada tahun 2017 ini beberapa sekolah mulai dari jenjang SD, SMP, SMA dan SMK di Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara menjadi pelaksana Kurikulum 2013.

Terdiri dari 89 SD, 18 SMP, 4 SMA, dan 7 SMK. Sisanya merupakan sekolah yang melaksanakan Kurikulum 2006 atau KTSP.

Senin, 27 Maret 2017

Banjir Bandang Juga Landa Madina


Panyabungan (BARINGIN) - Akibat tingginya curah hujan yang  mengguyur kabupaten Mandailing Natal mengakibatkan dua daerah dikabupaten tersebut dihantam banjir bandang.

Adapun daerah yang terkena dampak banjir itu adalah kecamatan Bukit Malintang  dan kecamatan Hutabargot. Akibatnya selain merusak ratusan  dan menghanyutkan dua unit mobil juga mengakibatkan seorang warga kecamatan Bukit Malintang  bernama Misbah (80 thn)  meninggal dunia akibat hanyut terbawa arus sungai.

Dari data yang diperoleh dilapangan banjir di kecamatan Bukit Malintang ada tiga desa terkena dampak banjir tersebut yakni desa Malintang, Malintang Jae dan Desa Malintang Julu, sedangkan di kecamatan Hutabargot yang terkena dampaknya adalah desa Simalagi.

Banjir Bandang Tewaskan 1 Warga di Tapsel


Angkola Timur (BARINGIN) - Seorang warga Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, ditemukan tewas akibat terseret banjir yang terjadi pada Minggu (26/3) malam.

Kepala Desa Pargarutan Dolok, Kecamatan Angkola Timur, Tapanuli Selatan, Henri Harahap di Angkola, Senin, mengatakan jenazah korban ditemukan di aliran Sungai Batang Kumal, Angkola Timur.

Pertama kali jasad korban ditemukan beberapa warga yang hendak pergi ke sawah pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB di antara tumpukan kayu.

Setelah mengetahui penemuan jenazah tersebut, warga berkumpul dan langsung mengevakuasi mayat korban ke daratan.

5 Orang Meninggal Akibat Banjir di Padangsidimpuan


Padangsidimpuan (BARINGIN) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB mencatat lima orang tewas dalam bencana banjir di Padangsidempuan, Sumatera Utara yang terjadi sejak Minggu, 26 Maret malam.

"Lima orang yang tewas itu, sebanyak empat orang  penduduk di Kecamatan Padangsidempuan Hutaimbaru dan satu korban lainnya warga Padangsidempuan Utara," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan yang diterima di Medan, Senin.

Bupati Imbau Masyarakat Waspada Bencana


Sipirok (BARINGIN) - Hujan lebat seharian menyebabkan sejumlah aliran sungai dan anak sungai di Tapanuli Selatan meluap dan mengakibatkan beberapa wilayah di Tapsel mengalalami bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Tapanuli Selatan Ahmad Ibrahim Lubis Minggu malam, kepada ANTARA mengatakan pihak BPBD tengah bersiap-siap mengantisipasi kemungkinan yang tidak diingini.

"Seluruh relawan yang ada di seluruh 14 kecamatan se-Tapanuli Selatan sudah diinstruksikan untuk berjaga-jaga,"katanya.

Dari laporan setiap kecamatan, BPBD Tapanuli Selatan mencatat terjadi tanah longsor menimbun badan jalan sepanjang tiga meter di Sirabun Desa Aek Nabara, kecamatan Marancar.

Kemudian di Desa Sitaratoit, Kecamatan Angkola Barat sembilan unit rumah terendam akibat meluapnya sungai Lumpatan dan menghantam dek penahan tanah jembatan Aek Sisoma, desa Panobasan, Kecamatan Angkola Barat hancur.

Kemudian tebing bukit di Desa Marsada Kecamatan Sipirok juga longsor sepanjang lebih kurang 50 meter, material longsornya menimbun badan jalan nasional menyebabkan arus transportasi terganggu.

Kemudian puluhan kepala keluarga di Desa Benteng/Taman Sari, Kecamatan Batangtoru terpaksa mengungsi ketempat aman akibat meluapnya kembali Sungai Batangtoru.

Kemudian di Desa Pargumbangan dan Purba Nauli belasan kepala keluarga sudah mulai mengungsi kelokasi yang lebih aman mengantisipasi luapan sungai Batang Angkola.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD langsung mendirikan posko di kantor Bupati Lama, Jalan Kenanga Padangsidimpuan untuk memonitor perkembangan.

Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu yang setiap detik memantau perkembangan bencana mengimbau seluruh masyarakatnya untuk lebih waspada.

"Saya minta seluruh masyarakat apalagi yang berlokasi di daerah-daerah rawan bencana untuk lebih waspada mengingat intensitas hujan di wilayah Tapanuli Bagian Selatan secara umum cukup tinggi,"kata Bupati.

Sumber : Antara Sumut

Aek Batangtoru Meluap, Puluhan Kepala Keluarga Mengungsi


Batangtoru (BARINGIN) - Ratusan rumah di Kecamatan Batangtoru kembali terendam banjir akibat meluapnya sungai Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Minggu.

Camat Kecamatan Batangtoru, M Yamin Batubara, Minggu malam, mengatakan permukaan air sungai terbesar di Tapanuli Selatan itu tiba-tiba naik mulai sekitar pukul 18.00 WIB.

Luapan air akibat tingginya curah hujan itu meluber dan selanjutnya air merendam ratusan rumah warga di Desa Hapesong Baru, Batangtoru, ketinggian air mencapai 1 meter.

Rumah penduduk yang terendam banjir yakni di kampung Benteng sebanyak 68 kepala keluarga, Taman Sari (45 KK), Kampung Banjar Masin (9 KK), Kampung Pulo Lubang (25 KK), dan Kampung Bawah berjumlah 15 KK.

Ia menjelaskan daerah yang terendam banjir tersebut sudah merupakan langganan banjir pada setiap tahunnya seperti yang terjadi pada Nopember dan Desember 2016 lalu.

Sumber : Antara Sumut

Selasa, 14 Maret 2017

Daftar KB, TPA dan SPS di Tapanuli Selatan

143 LAYANAN PAUD KB, TPA DAN SPS



Sipirok (BARINGIN) - Perkembangan lembaga layanan pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara memang cukup menggembirakan. Hanya saja memang, ada salah satu kecamatan yang belum tumbuh satupun lembaga layanan PAUD, yaitu di Kecamatan Aek Bilah.

Jumlah layanan PAUD untuk jenis lembaga Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA) dan Satuan PAUD Sejenis (SPS) saat ini di Kabupaten Tapanuli Selatan mencapai 143 lembaga. Bila ditambah dengan layanan PAUD Formal seperti Taman Kanak-Kanak (TK) dan Raudlatul Athfal (RA) maka jumlahnya menjadi 267 layanan PAUD.

Sebab saat ini layanan PAUD Formal TK/RA sudah mencapai 124 lembaga.

Berikut adalah tabel lembaga layanan PAUD untuk KB, TPA dan SPS di Kabupaten Tapanuli Selatan :

DATA KB, TPA, SPS DI TAPANULI SELATAN

NO
KECAMATAN
JUMLAH PAUD
KB
TPA
SPS
JML
(01)
(02)
(03)
(04)
(05)
(06)

Jumlah
126
5
12
143
1
Batang Angkola
12
1
0
13
2
Batangtoru
11
0
0
11
3
Sipirok
11
1
3
15
4
Arse
6
0
0
6
5
Saipar Dolok Hole
5
0
1
6
6
Marancar
11
0
0
11
7
Sayur Matinggi
9
1
3
13
8
Aek Bilah
0
0
0
0
9
Muara Batangtoru
6
0
0
6
10
Angkola Barat
9
0
2
11
11
Angkola Sangkunur
9
0
0
9
12
Angkola Selatan
19
2
2
23
13
Angkola Timur
16
0
0
16
14
Tantom Angkola
2
0
1
3
Sumber : Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
Dan Pendidikan Masyarakat (Ditjen PAUD dan Dikmas)
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI

Nama-nama KB, TPA dan SPS yang sudah berdiri di Kabupaten Tapanuli Selatan adalah :